Masa Suasana Hatiqu Tergantung IHSG

Ini adalah sebuah cerita diambil dari kisah nyata yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini. Oh iya yang pasti IHSG memiliki 2 kecenderungan yaitu naik, dan turun, tentu ada kombinasinya bergerak ke samping, dan yang bikin jantung an yah tentu aja naik turun.

Sambil melihat pola grafik harga IHSG, saya pun mencermati mood ( perasaan ) sepanjang hari tersebut yang saya rasakan dan ternyata Suasana hati dan grafik IHSG memiliki kesamaan. Dengan kata lain jika IHSG cenderung naik, maka suasana hati pun cenderung naik, Jika IHSG lagi turun dan kebetulan portofolio juga turun, maka suasana hati pun ikut kurang bersemangat.

Tidak bisa di pungkiri, tidak bisa di korelasi kan 100 persen tetapi itulah yang terjadi selama sebulan kemarin, dan ada sang bijaksana berbisik seharusnya suasana hati tidak dipengaruhi oleh IHSG.

Pemisahan antara suasana Hati dan IHSG yang (terutama saat turun) ibaratnya adalah 2 entity yang berbeda, kalau turun tetap semangat, kalau naik tetap semangat. Toh kembali ke profil masing – masing.

Resiko terbesar dalam tradding saham, adalah kehilangan seluruh uang yang Anda traddingkan. Saya sangat setuju dengan kata – kata tersebut, walaupun saya agak kurang setuju dengan dana yang di gunakan dalam tradding harus dana nganggur.

Apa yang terjadi jika dana nganggur Anda gunakan bagaimana jika urutan cara berfikir adalah seperti ini.

  • Dana yang saya gunakan ada dana yang nganggur.
  • Kalau pun saya loss toh dana tersebut tidak saya gunakan dalam
  • Saya tidak peduli apakah dana tersebut loss, atau profit.

Dan Saya tidak tahu apakah urutan pemikiran tersebut ada hubungan dengan umumnya para trader: Ketika Loss, tidak berani cut loss, ketika proffit 1 -2 % saja langsung jual.

Dan sebenarnya sih tidak begitu masalah jika 1 – 2 % profit langsung jual, tetapi masalah muncul adalah ketika loss, tidak melakukan cut loss jika 10% merupakan batas toleransi Anda tetapi tidak harga terus terkoreksi, menjadi loss 20% terus menjadi loss 30% ada toh saham BUMI dari harga dari penurunannya yang dahulu hingga 5 saat ini tidak bisa kembali ke harga peaknya.

Dan tidak berani cut loss adalah juga banyak saham yang menjadi harga 50, alias tidak mau turun toh ada juga yang turun 2000% ( dua ribu persen ).

Karena terjadi sama saya IHSG berkorelasi dengan suasana hati, maka jika kita mau masuk ke tradding/investasi saham siapkan mental Anda, resiko terbesar adalah sama dengan uang yang kita masukan ke dalam Rekening Dana Investor, bahkan bisa lebih dari itu. Menakutkan? lebih baik kita Antisipasi pahitnya dari pada Anda melihat hanya sisi enaknya dari investasi Ini.

Post Comment