Moving Average

Secara garis besar, Moving Average (MA) terbagi menjadi 3 yaitu :

  • SMA (Simple Moving Average)
  • WMA (Weighted Moving Average)
  • EMA (Exponential Moving Average).

Simple Moving Average (SMA) adalah harga rata-rata dari harga penutupan dalam rentang waktu tertentu (umumnya menggunakan harga penutupan, namun bisa juga diganti dengan harga pembukaan, harga tertinggi, dll).
Contoh untuk perhitungan SMA 5 hari untuk AALI tanggal 13 Juni 2014, yang menjumlahkan harga penutupan selama 5 hari terakhir :
Tanggal 13 Juni 2014  = 26.475
Tanggal 12 Juni 2014 = 26.400
Tanggal 11 Juni 2014 = 26.650
Tanggal 10 Juni 2014 = 26.650
Tanggal 9 Juni 2014   = 26.250
SMA AALI tgl 13 Juni 2014 = (26.475 + 26.400 + 26.650 + 26.650 + 26.250) / 5
= 132.425 / 5
= 26.485
Pada hari perdagangan bursa berikutnya,  yaitu tanggal 16 Juni 2014 yad, misalkan harga penutupan AALI = 26.800, maka :
SMA AALI tgl 16 Juni 2014 = (26.800 + 26.475 + 26.400 + 26.650 + + 26.650) / 5
= 132.975 / 5
= 26.595
Nilai-nilai perhitungan tersebut dihubungkan menjadi sebuah garis dalam chart.

Fungsi dan cara membaca garis MA :

1.Menentukan support dan resistance

Pada chart TLKM di bawah ini,  MA 20 (warna merah) dapat dijadikan resistance,  dan MA 50 (warna
hijau) dapat dijadikan sebagai support.

ma-tlkm
2. Menandakan sinyal bullish atau  bearish.
Pada chart WINS di bawah ini tampak, MA 5 > MA 20 > MA 50 > MA 100 > MA 200,  ini menandakan bahwa WINS saat ini sedang dalam keadaan bullish sempurna.

MA_WINS

 

3.Perpotongan dua garis MA atau lebih, dapat menjadi indikasi sinyal beli atau  jual.
Pada chart AALI di bawah ini tampak, jika MA 5 (warna biru) memotong ke atas MA 20 (warna merah)
akan menunjukkan  sinyal beli, sebaliknya jika MA 20 memotong ke atas MA 5 akan  menunjukkan
sinyal  jual.

ma_aali

Nb: Ide asli Merupakan sharing dari ibu Dede Tan  di millis Mansek, dan sudah mengalami edit.