Inilah Faktor Penting dalam Investasi di Reksadana

Mengikuti perkembangan harga NAB reksadana hariaan, dalam beberapa bulan ini, ada satu hal yang menjadi pertanyaan bagi saya. Ketika IHSG naik tinggi, reksadana naik sedikit, sebaliknya jika IHSG turun sedikit saja nab reksadana langsung turun banyak. Kontek yang kita bicarakan adalah reksadana jenis saham, dan sejujurnya indikator yang digunakan adalah feeling. belum ada itungan statistiknya.

Okay ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam memilih reksadana mulai dari kriteria standart, dan mungkin Anda akan kaget diberikan data pendukung yang cukup seru. Sehingga mungkin nantinya Anda lebih berfikir ulang investasi ke reksadana saham di tahun 2013- 2014 ini.

ada pun faktor dalam pemilihan reksadana adalah sebagai berikut:

  1. Ingat hukum utama reksadana adalah flexibilitas, Reksadana memberikan flexibilitas yang lebih tinggi dibanding investasi lainnya, dan yang terutama adalah produk Reksadana SAHAM memberikan resiko kerugian material.
  2. Perhatikan Kemudahan sistem dalam pembelian/ penjualan kembali
  3. Perhatikan seluruh biaya transaksi yang dibeban kan.
  4. Ingat hukum penting reksadana tentang flexibilitas

dan sebenarnya yang ingin saya tuliskan adalah sebuah rahasia bisa membuat kita berfikir ulang untuk investasi reksadana tahun ini, sebagai informasi tambahan tulisan keatas dibuat tanggal 16 December 2013 dan baru dilanjutkan 30 December 2013.  Dari niat posting di delay jadi draft ini karena mungkin informasi berikut akan sangat sensifit.

Ketika mengikuti pergerakanan harga reksadana saham, kok IHSG ijo banyak tapi reksadana kadang tetap merah, naik lambat turun cepet bangat. seperti tidak seirama dengan IHSG. oh iya untuk ukuran ini menggunakan ukuran perasaan. jadi jangan tanya data ilmiahnya.

akhirnya salah satu acara market outlook di sajikan grafik berikut. Sayang grafik tersebut tidak dapat kami temukan, berupa Net Sell dana asing terhadap IHSG.

Grafik seperti ini disajikan oleh samuel sekuritas, juga schrooder. Dana asing keluar lebih 46.6% sementara IHSG hanya turun 26% artinya exit asing menang banyak.

ada satu peraturan cash yang boleh di pegang kurang 20% dan 80% harus dibelikan equity. so manajer reksadana dibeli saham dengan harga tinggi.

peraturan kedua adalah peningkatan pajak terhadap kepemilikan reksadana mulai 2014 ini

data yang diperlukan adalah grafik net sell asing terhadap ihsg, peraturan manajer reksadana terhadap cash, pajak reksadana tahun 2014. ke tiga data tersebut belum ketemu, nanti diupdate lagi deh

Post Comment