Equity Savings Plan By CIMB Niaga

CIMB niaga datang dengan brand bank dengan teknologi terkini, kalau mau lihat perkembangan CIMB niaga lihat saja di hypermart, atau pun Sevel.

Hari ini lagi cari – cari sekuritas yang memiliki online traiding dengan kriteria no monthly fee, plus memiliki fitur automatic traiding ketemu lah ITrade CIMB niaga, ada satu hal yang menarik yaitu Equity Saving Plan. Bahasa Indonesianya adalah menabung dengan cara membeli saham pilihannya 1bulan 1 lot, atau dalam 3bulan 1 lot. bisa beberapa saham atau 1 saham aja yah.

Ada 8 saham yang telah di hitung sama si CIMB Niaga, nih.

  1. AALI (Astra Agro Lestari)
  2. KRAS (Krakatau Steel)
  3. ASII (Astra International)
  4. MAPI (Mitra Adi Perkasa)
  5. ASRI (Alam Sutra)
  6. PGAS (Perusahaan Gas Negara)
  7. IMAS (Indomobil Sukses International)
  8. UNVR (Unilever Indonesia)
  9. INTP (Indocement Tunggal Perkasa)

Lengkapnya Silakan di simak dari hitungan ESP CIMB Niaga 8 Tahun .

Hampir keluapaan, kenapa topik tersebut menjadi menarik. dan ESP CIMB niaga ini informasi nya bisa di explore lebih jauh. (banyak tulisannya di Internet). karena saya ingin mencoba alternatif lain untuk tabungan rencana. adalah uang yang saya tabung sebulan sekali untuk periode 1 tahun sekali pengambilannya. dari yang biasanya di dalam bentuk tabungan rencana, menjadi tabungan equity.

Nah nyari sekuritas juga untuk keperluan tersebut. jadi nantinya akan ada setoran rutin sebulan sekali.

Ide ini sebenarnya adalah dari Reksadana, yaitu nabung reksadana pasti sudah banyak iklannya mulai dari 100rb/bulan kita bisa nabung reksadana yang iming2 nya setahun dapat return 20% lebih.

nah kemarin saya iseng – iseng menghitung kalau kita nabung saham salah satu bumn (kalau mau excel perhitungannya silakan contact aja. GRATIS). dalam 6bulan return 38% loh, dalam 1 tahun 27%.

Lumayan banyak. disisi lain saya juga punya kebiasanan membuat tabungan rencana bulanan. so kenapa nggak di combine aja idenya.

Oh iya kalau ada yang pengalaman nabung saham, mohon di sharing yah.

Update 05 Mei 2014

Pagi hari ini Saya melihat  statcounter ternyata ada salah satu keyword yang mengarah ke halaman ini, So untuk itu saya ingin memberi informasi lebih detail lagi yah.

Peraturan Membaca Tulisan ini:  Analisa selanjutnya ada dibuat dengan macro versi 1.02, tentunya ada kemungkinan ketidak akuratan data, entah peraturan fee yang berbeda dengan 10tahun lalu, entah ada informasi stock split dan lain.

Yang tidak dihitung, ada 2 faktor diantara 9 saham diatas yang tidak kami hitung, pertama adalah data tidak cukup tersedia selama 10 tahun, yang kedua macro versi pertama ini dibuat hanya memundurkan jika sabtu atau minggu akan di eksekusi ke senin.

  1. KRAS Data tersedia tidak sampai 10 tahun data terakhir 16-Aug-2011
  2. MAPI Data tersedia tidak sampai 10 tahun, data terakhir  10-nov-2004
  3. IMAS: Walau data tersedia 10tahun ada bolong 31JULI 2009 -5FEB2010
  4. UNVR: Data ada 10 tahun, tetapi data banyak bolong, Sehingga macronya nggak bisa ngitung.
  5. ASRI: Tidak sampai 10 tahun, Lastes data 18 Desember 2007

Metode Perhitungan.

Demi menjaga transparansi mohon baca aturan main, cara macro v1 ini bekerja.

  1. Kita akan mengambil data history selama 10 tahun mulai dari  31 maret 2004 hingga 31 maret 2014
  2. Ada beberapa saham yang tidak bisa dihitung dengan uraian seperti diatas,
  3. Data di tampilkan adalah: AALI, ASII, PGAS, INTP
  4. Uang disiapkan sebulan adalah 20jt, sebenarnya ingin menggunakan hitungan 10jt, tetapi ada bulan – bulan tertentu yang tidak membeli karena harga 1 lotnya diatas 10jt
  5. Setiap bulan uang disetor 20juta dibelikan saham maksimal sebisanya, sisa uang ditambahkan kebulan berikutnya.
  6. Komisi Jual & Beli adalah Beli 0.18%, Jual 0.28%
  7. Ada kemungkinan stock split, atau hal lain yang mengakibatkan data yang di hitung tidak valid

Baik Lah mari kita baca tabelnya

AALI, Astra Argo Lestari

01_AALI10TAHUN

ASII, Astra International

02-ASII10TAHUN

PGAS, Perusahaan Gas

03-PGAS10TAHUN

INTP, Indocement

04-INTP10TAHUN

Oke lah setelah membaca tabel sendiri, bisa menjadi referensi Anda untuk investasi.

Disclamer Mode:  Tulisan diatas adalah hanya analisa sederhana, Ada kemungkinan ketidak sesuaian mungkin dari komisi jual/beli, atau kemungkinan stock split.  sumber data diambil dari yahoofinance,

Bagi yang mau komentar, memberi saran, atau meminta file datanya (gratis) silakan.

Post Comment