Pelajaran Dari Tradding Saham dalam Kehidupan Sehari – hari

Artikel ini ditulis dipagi hari sekitar pukul setengah empat pagi, Seperti halnya hobi atau kegiatan lain pastinya memberi dampak ke kehidupan sehari hari. Misalkan saja seorang pencinta alam cenderung survive dan pantang menyerah, pecinta photographi pun pastinya memiliki moment yang kuat serta memiliki kemampuan visual yang sangat baik.

Setelah belajar saham dari awal, menyiapkan modal investasi saham awal, memilih sekuritas dan ikut tradding. Ada beberapa hal yang saya pelajari dari saham.

Belajar Sabar dari dunia Saham
Tidak setiap hari waktu yang tepat untuk membuka posisi atau membeli sebuah saham, tidak setiap hari ada rekomendasi buy saham. ada saat nya menunggu 1 hari, 2 hari seminggu bahkan lebih. event saat tulisan ini dibuat IDX sedang uji support 4200 pagi tadi sudah tembus support 4250 di dalam negeri mansek memprediksi index bisa ke 4000, di luar sana ada isu tappering lagi minggu ini. Hari – hari ini adalah saat untuk menunggu bagi state tradding.

Memberikan Sekat Antara Running Trade dan Emosi Pribadi
Belajar disassosiasi, atau putus emosi dengan running trade kemarin ihsg di buka cukup jelek sehabis rebound besar dan itu merupakan hal biasa ada sedikit revesal setelah rebbound cukup tinggi.

Kita tidak bisa melawan pasar hanya bisa mengikuti
Pelajaran tersebut karena modal yang saya miliki hanya sekian persen dari uang yang beredar dari transaksi di bursa, Andai modal besar bahkan isu – isu di “Bandarin” bisa menggerakan harga sebuah saham. Maka yang bisa kita lakukan adalah ikut trend kalau harga mulai naik entah itu rebound dari support atau break out kita bisa ikut. ( trading rule )

Mengelola Emosi Melihat Portofolio
Kali ini adalah rule dari investor, saya pernah baca buku warrent buffet siapkan mental jika portofolio Anda turun 60% jika mau mengikuti teori mbah warrent (CMIW). Untuk mempertegas kalimat tersebut Andaikan Anda menaruh uang 100juta maka siapkan mental uang Anda tinggal 50juta ini menurut teori si embah, bahkan bisa jadi habis sama sekali loh.

Tidak Semua bisa di Automatiskan
Pasang Cut Loss yang terutama, ketika Saya diskusi dengan beberapa orang, batas cut loss sering ke senggol, jadi misalkan Anda beli saham SGRO beli di 1870 cut loss di level 1840, tadi pagi terdapat gap best bid 1840 best offer di 1870. last price sempat menyentuh 1840 beberapa kali. Dan jika Anda mengandalkan Automatic tradding untuk menggunakan kriteria jika lastdone 1840 SELL saham Anda, maka perintah SELL terkirim dan kejadian tadi pagi adalah harga naik lagi ke 1870 dan naik ke atas 1840. Automatic Tradding sering ke senggol. untuk cut loss, tetapi kalau untuk take profit yah seharusnya tidak masalah dong.

Siapkan Mental Untuk Profit
Ini adalah pesan waktu saya sekolah pasar modal, dan kejadian selama saya di pasar modal begitu, ketika harga naik maka jalannya begitu pelannya. ketika turun langsung jatoh. Ada loh yang kalau naik paling 5% tapi turun 20% dan saya masih pegang beberapa saham turun 20% dibeli 31 Oktober. Jadi terpaksa investasi.
Siapkan diri Anda ketika profit datang untuk mendapat profit yang lebih tinggi, siapkan diri Anda untuk cut loss ketika harga turun. Kebanyakan orang lebih tahan rugi dari pada untung.

Saat Tradding Saham Jangan Membawa Emosi Pulang
Kalau sedang profit boleh bawa emosi kerumah, bercengkerama bersama keluarga, tetapi jika sedang Loss yang jangan marah – marah dirumah dong. Saya sendiri punya cerita unik. Masa Suasana hati dipengaruhi IHSG

Ternyata Cukup banyak juga pelajaran dari tradding saham yang bisa di bawa kerumah dalam kehidupan sehari – hari. Kalau Anda tradding saham atau apapun terutama memiliki hobi pasti Ada manfaat yang kita dapatkan dari kegiatan tersebut. di share yah.

Berkembang Profit Lebih Besar

Nah ini tambahkan lagi, kemana terjadi IHSG anjlok di pertengahan tahun 2013, karena orang asing narik uang dari Indonesia, sederhakan yah, kenapa orang asing pada naruh uang di IHSG, pasti karena keuntungan yang lebih tinggi di Indonesia.  Saham Lapis ke 2 atau ke 3 memberikan potensi profit yang lebih besar di banding Blue Chip.  Dikantor team yang menangani projek penghasilannya harusnya lebih besar dari office biasa, entah itu lembur, bonus atau lainnya.

Post Comment