Catur dan Traiding Stock

Selamat menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 69, di tahun 2014 ini tanggal 17 Agustus jatuh pada hari minggu. Seperti biasanya kita merayakaan upacara bendera di hari tersebut. ada upacara bendera resmi yang diadakan di istana merdeka, di sekolah, maupun di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di sekolah biasayanya menyambut kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dimeriah kan oleh acara perlombaan, entah itu balap karung, Gaple, lari dari kenyataan, dan banyak lagi. begitu pula di kantor, maupun di lingkungan kita.

Menarik saat kemarin persiapan pertandingan Catur.  Saya sendiri sudah sangat lama tidak bermain catur, toh kelasnya hanya lingkungan RT dan komputer. yang menarik dari strategi catur adalah setiap langkah kita pikirkan jika kita melangkah kan kuda, maka kita akan mencari peluang reaksi lawan dari posisi kita. Jika kita diserang kita lihat kemungkinan – kemungkinan kita. jadi setiap langkah kita melakukan test position.

Menarik dalam pertandingan catur kita selalu melakukan positioning test, ada juga lawan yang seolah tidak melakukan positioning test ini, tetapi yang dialakukan melakukan pembukaan ala profesional, toh sepertinya dia sudah tahu akan kemana. toh pergerakan cepat ini terbukti hanya di langkah – langkah awal saja.

dalam traiding stock, pernah kah kita melakukan back test, dalam salah satu buku yang saya baca ada kebiasaan saham yang ke support 30 day, ada yang ke support 60 day baru menguat lagi, caranya adalah untuk melihat saja grafik dari sebelum – sebelumnya. kebiasaan dari saham tersebut.

Saat sekolah technical, kami di tantang untuk membuat sebuah traiding plan. traiding plan adalah rencana traiding ada 4 faktor disana,

  1. strategi entry
  2. Strategi Exit atau take profit
  3. Strategi Cut loss, Jika pergerakan saham tidak sesuai dengan harapan
  4. Strategi pembelian stock, apakah 1 kali beli atau cicilan.

dan yang paling menarik trainer kita menganjurkan untuk melakukan backtest, 1 strategi tersebut di uji coba selama 10 tahun kebelakang dengan cara manual. Yah dengan cara manual kita menjadi yakin dengan strategi kita. dan kita sekaligus melakukan filterisasi mana stock yang cocok dengan strategi kita, mana yang tidak cocok.

Dalam portalsaham kami melakukan backtest selama 10 tahun, pertama adalah dengan strategi pembelian saham dengan cara cicilan, dikaskus ada yang melakukan back test untuk price action dan memberikan hasilnya.

Sederhana sekali, jika ketika bermain catur kita melakukan dalam istilah NLP perceptual Position, dimana jika kita samakan dalam bermain catur kita melakukan backtest, kenapa ketika stock traiding yang menggunakan uang beneran kita tidak melakukan backtest strategi.

Post Comment